Langkah Nyata Pemkab Tala Lestarikan Musik Pating

Foto: Alat Musik Panting yang dipetik, biasanya dimainkan bersamaan dengan suling ,biola, kendang, kepung, gong, marawis, ketipung dan tamboring. (google)

 

“Dispusip menjadi jembatan generasi muda untuk belajar,” terang Kadispusip Rhoedy Erhansyah.

 

TALA KECE – Dilatar belakangi untuk memperkenalkan dan meneruskan budaya musik tradisional asli “urang banua” yakni musik panting Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispusip) Kabupaten Tanah Laut bersama dengan pemateri pemusik panting Karindangan dari Desa Simpang Empat Asam – Asam, Kecamatan Jorong adakan pelatihan.

“Dispusip menjadi jembatan generasi muda untuk belajar,” terang Kadispusip Rhoedy Erhansyah.

BACA  Aksi Kece SMPN 3 Jorong, Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia

Rasa syukur dan terima kasih diungkapkan Taufikkurahman salah seorang pemateri

“Kami berharap hal seperti jangan sampai terhenti, karena kesenian daerah seperti musik panting harus terus lestarikan. Karena ini aset dan budaya daerah,”ungkapnya.

Musik panting sendiri merupakan kesenian musik asli dari Banjar, yang dimainkan dengan menggunakan alat musik petik biasanya disebut panting. (*)

 

Facebook Comments Box